1. RINGKASAN EKSEKUTIF
|
PT PANLOK
MAKANAN
GURIH-GURIH NYOI
Gorengan adalah sebuah makanan yang sangat disukai
semua kalangan namun gorengan sekarang tidak ada variasi sehingga menimbulkan
kejenuhan bagi penikmat gorengan. Hal inilah yang ingin dikembangkan
perusahaan kami menyediakan gorengan yang sehat dan juga penuh variasi rasa.
Kami optimis dengan produk ini bisa bersaing dan
mampu mengurangi pengangguran di Indonesia.
|
2.
LATAR BELAKANG
PERUSAHAAN
2.1 DATA PERUSAHAAN
|
1.
Nama Perusahaan
|
PT PANLOK
|
|
2.
Bidang Usaha
|
MAKANAN
|
|
3.
Jenis Produk / Jasa
|
GURIH-GURIH
NYOI
|
|
4.
Alamat Perusahaan
|
Universitas
Gadjah Mada
|
|
5.
Nomor Telepon/Fax
|
085729282504
|
|
6.
Alamat E-mail
|
|
7.
Bank Perusahaan
|
BCA
|
|
8.
Mulai Berdiri
|
10 November
2014
|
2.2 BIODATA PEMILIK / PENGURUS
|
·
Nama
|
Darmawan
Kristanto
|
|
·
Jabatan
|
General
Manager
|
|
·
Tempat dan Tanggal Lahir
|
Magelang, 10
Juli 1994
|
|
·
Alamat Rumah
|
Jl Jogja Solo
km 13,5 Tirtomartani Kalasan Yogyakarta
|
|
·
Nomor Telepon
|
085729282504
|
|
·
Alamat E-mail
|
|
·
Pendidikan Terakhir
|
SMA
|
|
·
Nama
|
Henri Suhardja
|
|
·
Jabatan
|
Marketing
|
|
·
Tempat dan Tanggal Lahir
|
Yogyakarta, 15
Oktober 1993
|
|
·
Pendidikan Terakhir
|
SMA
|
|
·
Nama
|
Shoffan Reyhan
Sarmada
|
|
·
Jabatan
|
Staff
Administrasi
|
|
·
Tempat dan Tanggal Lahir
|
Jakarta, 17
Juni 1994
|
|
·
Pendidikan Terakhir
|
SMA
|
|
·
Nama
|
Anang Wahif
Fachturohman
|
|
·
Jabatan
|
HRD
|
|
·
Tempat dan Tanggal Lahir
|
Yogyakarta, 6
Juni 1994
|
|
·
Pendidikan Terakhir
|
SMA
|
2.3 STRUKTUR ORGANISASI

3. ANALISIS PASAR
DAN PEMASARAN
3.1 PRODUK YANG DIHASILKAN
|
Produk berupa bermacam-macam gorengan
yang digoreng dengan sangat garing dan krispi. Diantaranya:
a. Tempe
krispi – tempe yang dilumuri dengan adonan tepung lalu digoreng
b. Bakwan
– adonan bakwan yang berisi bermacam-macam sayuran lalu digoreng
c. Tahu
Krispi – tahu yang diisikan sayuran lalu dicelupkan dalam adonan kemudian
digoreng
Gorengan dijual satu paket bersama dengan bumbu
kacang variasi. Diantaranya:
a.
Bumbu kacang original
b.
Bumbu saos teriyaki
c.
Bumbu saos balado
![]() ![]() |
KEUNGGULAN
PRODUK YANG DIMILIKI
|
1.
Bumbu rasa yang unik dari yang lain dan terus
dikembangkan sehingga membuat pelanggan tidak bosan
2.
Harga terjangkau untuk semua kalangan
3.
Kemasan menarik
4.
Segmen semua kalangan
|
3.2 GAMBARAN PASAR
KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG DILAKUKAN
|
PERSONAL SELLING
Melalui
media social (Facebook, Twitter, Instagram)
|
|
BROSUR
Menyebar brosus
di kampus-kampus dan bisa ditukar untuk mendapat diskon
|
3.3 TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU
GAMBARAN
KARAKTERISTIK PEMBELI
|
Target pembeli atau pelanggan adalah
perorangan/individu dari kelas atas ke bawah. Segmentasinya adalah mahasiswa,
anak muda, hingga orangtua penggemar gorengan. Tidak ada batasan gender
maupun usia dalam penetapan target segmentasi pasar Gorengan Gurih Nyoi
|
3.4 TREND PERKEMBANGAN PASAR
|
PERKIRAAN JUMLAH DAN NILAI RATA-RATA PERMINTAAN PRODUK
PER TAHUN
|
Perhari kami menargetkan 150 paket
Produk dipasarkan 20 hari tiap bulan
Setiap tahun kami proyeksikan 10 bulan
Maka selama setahun target paket yang akan terjual
adalah 150 paket x 20 hari x 10 bulan = 30000 paket/ tahun
|
3.5 STRATEGI PEMASARAN
|
PENGEMBANGAN PRODUK
Produk gorengan akan
kami terus kembangkan maksimal 3 bulan sekali dengan variasi seperti
rasa-rasa khas nusantara, gorengan-gorengan nusantara, dan kemasan yang lebih
menarik.
|
|
PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN
Target
pemasaran saat ini adalah lingkungan mahasiswa khususnya di UGM dengan
menitipkan di kantin-kantin. Untuk dikemudian hari target kami dapat menyetok
seluruh kantin baik sekolah maupun kampus di seluruh Yogyakarta dan membuat
sistem franchise dengan booth sebagai pemasaran.
|
|
KEGIATAN PROMOSI
Kegiatan
promosi yang dilakukan melalui social media sehingga diharapkan akan mudah
menjangkau semua kalangan terkhusus anak muda dan lebih cepat dikenal. Untuk
pemasaran offline menggunakan flyer yang akan disebarkan di kampus-kampus
dengan potongan diskon pada flyer tersebut.
|
|
STRATEGI PENETAPAN HARGA
Penjualan
Gorengan Gurih Nyoi dilakukan dengan cara paket, yaitu satu paket berisi 3
buah gorengan dan 1 bungkus bumbu kacang. Dengan cara yang demikian,
penetapan harganyapun setiap paketnya, tidak setiap gorengan. Satu paket
Gorengan Gurih Nyoi dibandrol dengan harga Rp.4000,00
|
3.7 ANALISIS PESAING
|
PESAING
|
KEUNGGULAN
|
KELEMAHAN
|
|
Pedagang
Gorengan
|
1.
Lebih murah
2.
Hidangkan dalam kondisi panas
|
1.
Kurang higienis
2.
Tidak ada variasi rasa
3.
Kemasan kurang menarik
|
|
|
||
3.8 SALURAN DISTRIBUSI
WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI SAAT INI
|
1. Wilayah Pemasaran
|
Universitas Gadjah Mada
Kantin
FTP, Kantin Kedokteran, Kantin FMIPA, Kantin Teknik, Kantin Vokasi
|
|
2. Jalur Distribusi
|
Jalur distribusi yang dilakukan melalu jalur Individu
|
|
WILAYAH
PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI YANG DIRENCANAKAN
|
1. Wilayah Pemasaran
|
Universitas dan Sekolah di seluruh Yogyakarta
|
|
2. Jalur Distribusi
|
Jalur distribusi menggunakan jalur individu maupun pedagang-pedagang di
kantin yang langsung mengambil produk di pabrik.
|
|
4.
ANALISIS
PRODUKSI
4.1 PROSES PRODUKSI
|
PROSES
PRODUKSI
|
BAHAN
BAKU
|
TEKNOLOGI
|
Alat
|
|
|
Pembuatan
Adonan
|
tepung terigu,
tempe, tahu, tepung kanji, jagung, wortel, bawang merah, bawang putih, garam.
|
Tradisional
|
nampan,
penjepit, pisau, talenan, dan sendok
|
|
|
Penggorengan
|
Minyak goreng
|
Tradisional
|
kompor, wajan,
gas LPG, spatula, saringan minyak
|
|
|
Pengemasan
Bumbu
|
Bumbu kacang, bumbu
teriyaki, bumbu BBQ
|
|
|
|
|
Pengemasan Gorengan
|
|
Tradisional
|
|
|

Produksi per hari adalah 150
paket yang berisi gorengan tiga jenis dan satu bumbu. Setiap jenis gorengan
diproduksi sejumlah 50 biji. Setiap jenis bumbu juga diproduksi sejumlah 50
biji. Dengan demikian, maka:
kapasitas
harian :
150 paket
kapasitas
mingguan (5 hari kerja) : 5x150 = 750 paket
kapasitas
bulanan :
750x4 = 3.000 paket
Kapasitas
tahunan :
3.000x12 = 36.000 paket
Jumlah
150 paket kami sebar di 5 kantin, sehingga setiap kantin mendapat bagian 30
paket per hari.
4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
Setiap bulan, target
penambahan produksi adalah 5 cabang baru, yang berarti 5 kantin baru untuk
dititipkan. Sehingga, penambahan produksi adalah 150 paket per bulan. Dengan
demikian, produksi setiap tahun akan mencapai 234.000 paket.
5. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA
5.1 Analisis Kompetensi SDM
Dalam
proses produksi “GORENGAN GURIH NYOI” dibutuhkan karyawan yang bertugas untuk
meracik bumbu dan menggoreng. Maka, kompetensi yang dibutuhkan adalah
pengetahuan tentang bumbu. Pada bagian penggorengan dibutuhkan pengetahuan
tentang proses menggoreng yang baik dan benar.
Produksi
sangat penting untuk keberlangsungan usaha, maka karyawan juga perlu dibekali
pengetahuan mengenai higienitas dan
kebersihan alat produksi. Bahan beserta hasil produksi juga perlu dipahami
seperti apa kualitas yang diinginkan, sehingga rasa dan aroma yang dihasilkan
gorengan tersebut dapat dinikmati oleh konsumen, mejadi ciri khas, dan kualitas
produksi tidak berubah-ubah.
5.2 Analisis Kebutuhan Pengembangan SDM
Jumlah sumber daya yang
dibutuhkan antara lain adalah produksi dua orang (penggorengan & pengemasan
bumbu), marketing serta penyetor satu orang. Pada tahap awal, karena belum ada
karyawan, dapat menggunakan tenaga kami sendiri. Namun, jika sudah memenuhi
target produksi yang ingin dicapai dan stabil, maka dapat mencari karyawan.
5.3 Rencana Kebutuhan Pengembangan SDM
Jumlah
SDM yang akan ditambah pertama kali adalah untuk marketing karena usaha baru
dimulai, sehingga yang perlu dikuatkan adalah bagian marketing untuk mencari
konsumen dan memperluas target pasar. Seiring dengan meningkatnya penjualan,
maka akan ditambah karyawan bagian produksi, karena tentunya produksi harus
ditingkatkan. Rencana penambahan adalah setiap penambahan omzet hingga 50%, maka karyawan produksi ditambah satu
orang. Sedangkan karyawan bagian marketing dan penyetor ke cabang dapat
ditambah hingga maksimal tiga orang untuk tahun pertama.
6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
6.1 Rencana Pengembangan Usaha
“GORENGAN GURIH NYOI” dapat dikembangkan
menjadi besar seiring dengan berjalannya waktu. Perkembangan ditandai dengan
meningkatnya omzet dan hal ini dicapai dengan semakin banyaknya cabang (tempat
makan/kantin/restoran) yang akan disetori gorengan tersebut. Target yang ingin
dicapai adalah penambahan cabang hingga 5 tempat per bulan. Produksi juga
ditingkatkan seiring dengan penambahan omzet.
6.2 Tahap-tahap Pengembangan Usaha
1. Meningkatkan tempat yang akan
dititipkan “GORENGAN GURIH NYOI”
Target : 5 tempat baru perbulan
Pencapaian dalam setahun : 390 tempat.
2. Meningkatkan produksi
Target : bertambah
150 paket per bulan
Pencapaian dalam setahun : 234.000 paket
3. Membuka outlet khusus “GORENGAN
GURIH NYOI”.
7. ANALISA KEUANGAN
1.
Pembelian
awal
Ø 1 kompor gas 2
tungku dan 2 tabung gas 12 kg : Rp. 2.000.000,00
Ø Peralatan : Rp.
300.000
2.
Biaya
produksi
Ø minyak goreng : 12000/liter x 50 liter/bulan = Rp 600.000
Ø tepung terigu : 8500/kg x 50 kg/bulan = Rp 425.000
Ø tempe : 5000/kg x 50 kg/bulan =
Rp 250.000
Ø tahu : 8000/kg x 50 kg/ bulan =
Rp 400.000
Ø tepung kanji : 7000/kg x 25 kg/bulan = Rp 175.000
Ø jagung : 1000/biji x 10 biji/hari x 20 hari = Rp 100.000
Ø wortel : 8.000/kg x 5 kg/bulan = Rp
40.000
Ø bawang merah :25.000/kg x 10kg/bulan = Rp 250.000
Ø bawang putih : 16.000/kgx 10 kg/bulan = Rp 160.000
Ø garam : 500/kgx 10 kg/bulan = Rp
5.000
Ø saus kacang : 250x50 buahx 20 hari = Rp 250.000
Ø saus teriyaki : 500x50 buahx 20 hari = Rp 500.000
Ø saus pedas : 250x50 buahx 20 hari = Rp 250.000
Ø plastic : Rp 50.000/bulan
Ø isi gas : Rp 20.000 x 2 tabung = Rp
40.000
3.
Hasil
Penjualan
Rp
4000/paket x 150paket/hari x 20 hari =
Rp 12.000.000
4.
Keuntungan
bulan pertama
Hasil
penjualan – (pembelian alat + biaya produksi)
= 12.000.000-5.795.000 = Rp 6.205.000,00
5.
Keuntungan
bulan berikutnya
=
12.000.000-(5.795.000-2.300.000) = Rp 8.505.000,00
LAMPIRAN
STRENGTH
(KEKUATAN):
.PRODUK
Harga
jual standar bias terjangkau semua kalangan
Mutu
produk terpercaya karena menerapkan personal hygiene
Desain
dan variasi produk selalu dikembangkan dan beda dari yang lain
Promosi
dan iklan menggunakan cara online dan offline yang sudah teruji efektif
SISTEM
MANAJEMEN
Biaya
produksi dibuat seminimal mungkin untuk memaksimalkan profit
Perencanaan
produksi yang akan meningkat tiap bulan
WEAKNESS
(KELEMAHAN):
.PRODUK
Ketepatan
waktu pengiriman belum bias dipastikan
Ketersediaan
barang
SDM
Jumlah
tenaga kerja yang belum mencukupi untuk pengembangan produk
OPPORTUNITIES
(PELUANG):
PERSAINGAN
Persaingan
untuk usaha sejenis masih belum ada
lPELUANG
PASAR
Permintaan
pasar tinggi karena digemari semua orang
TENAGA
KERJA
Ketersediaan
tenaga kerja tidak memerlukan pendidikan yang tinggi
BAHAN
BAKU
Ketersediaan
bahan baku yang melimpah
THREATS
(HAMBATAN):
Mudah
ditiru









0 komentar:
Post a Comment