Total Pageviews

Powered by Blogger.

Buscar

About Me

My Photo
selalu ingin ada di barisan orang yang selalu mendapat nikmat seperti arti namaku. Akan berkecimpung di dunia teknologi Pangan dan penulisan. calm and care are my character
RSS

Teknik Membuat gurih gorengan


Beberapa tips untuk membuat gorengan renyah

Bagaimana cara menjaga kerenyahan penganan gorengan jika kita tidak 
langsung menyajikannya setelah digoreng?? Berikut tips dari para Ibu 
di Dunia Ibu mengenai serba-serbi gorengan...!!

- Digoreng jangan terlalu lama sebelum disajikan (kalau disajikan 
siang hari, goreng pagi harinya saja, jangan malam sebelumnya), atau 
dalam adonannya tepungnya ditambahkan tepung beras.

- Bisa juga dihangatkan di oven dengan api kecil. [nk]

- Setelah digoreng langsung letakkan di tissue / kitchen towel, dan 
jangan ditumpuk langsung dengan gorengan lainnya. Fungsinya 
tissue/kitchen towel tsb untuk menyerap minyak; supaya gorengannya 
tidak lengket satu sama lain. [as]

- Untuk menambah kerenyahan, pada adonan tepung untuk menggoreng bisa 
dicampurkan tepung sagu/kanji dengan perbandingan 1 sendok teh tepung 
sagu/kanji untuk 3-5 sendok makan tepung terigu. Sebaiknya dicoba 
dulu sampai pas perbandingannya, karena kalau terlalu banyak 
sagu/kanji bisa jadi keras sekali

- Untuk menambah kegurihan, tambahin sedikit aja garam, atau kadang 
aku iseng suka dikasih royco rasa ayam sejumput saja. [md]

- Setelah digoreng jangan langsung disimpan di tempat tertutup. 
Biarkan dulu kena angin dan baru ditaruh di tempat tertutup kalau mau 
dibawa ke tempat tujuan. [ri]

- Kalau gorengan sudah kurang renyah / agak melempem, bisa dipanaskan 
sebentar dalam panggangan roti yang seperti oven [toaster oven], 
supaya jadi renyah lagi. [dn]

- Tukang jual gorengan biasanya tambahin sedikit air kapur sirih di 
adonan tepungnya mereka supaya gorengan tetap renyah. Trus, gorengnya 
sebaiknya dengan minyak yg banyak. Jadi, biarpun bertumpuk2, gorengan 
dijamin tetap renyah. Tapi hati2 lho, kalo kebanyakan air kapur 
sirih, malah jadi keras tuh gorengannya. [ir]

- Cara buat air kapur sirih: beli kapur sirih di pasar, di tukang 
bunga rampai/tukang jual bumbu dapur belinya. Taruh di toples kaca, 
tutupin. Kalo mau dipakai kasih air sedikit, goyang goyang botolnya 
supaya kapurnya larut sedikit. Tinggal tuang airnya, siap dipakai.[st]

- Ibu mertuaku sering bikin pisang goreng, tapi tepungnya pake tepung 
beras Rose Brand. Tepung berasnya cuma dicampur dengan telur 1 
garam pewarna kuning biar nggak pucet air kapur sirih dikit. 
Trus di goreng. Wah aku paling suka tepung gorengnya. [ab]

- Aku punya dua cara bikin tepung pisang goreng, yang pertama mirip 
sama punya Ambar, cuma aku tambah tepung kanji dg perbandingan 1 : 2 
untuk tepung kanji sama tepung beras. Pakai 1 bt telur puyuh garam 
gula pasir dikit (supaya tepungnya berwarna agak kecoklatan) air 
kapur sirih.

- Cara kedua lebih enak, tepung lebih renyah dan garing dan awet, 
tapi bikinnya lebih susah. Tepungnya pake segitiga dikasih mentega, 
diaduk terus sampai rata, baru dikasih air sedikit sedikit sampai 
cukup konsentrasinya (tidak terlalu encer). Enak, deh! [st]

- Untuk menjaga gorengan tetap renyah :
1. Tambahkan santan di adonan tepung
2. Tambahkan tepung beras &/ tepung tapioka di adonan tepung terigu.
3. Jangan tutup wadah gorengan sebelum dingin betul
4. Sisa minyak goreng harus benar-benar tiris
5. Untuk gorengan yang gurih-gurih (ex: martabak, bakwan, perkedel 
dll), tambahkan putih telur di adonan tepung. [rn]

- Saya kalau bikin bakwan justru tepungnya tepung terigu, sementara 
kalau untuk pisang goreng sudah pasti pakai tepung beras air kapur 
sirih air kunyit sedikit vanila. [id]

sumber : http://www.dunia-ibu.org/dapur/resep-11/agargorengantetaprenyahcooking.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Post a Comment